aku hampir tidak bisa menahan rasa sedih dan terharu.
Semua seakan berputar lagi, hidup,
dan bernafaskan kekuatan materi dari dalam jiwa.
Aku tercekat saat tersadar betapa berharganya semua itu.
Aku ingin merangkum semuanya dalam hatiku,
menutup rapat-rapat.
Bukan untuk dilupakan, tapi agar aku tetap ingat
rasa secara utuh saat semua kejadian itu terjadi.
Bisa dibilang 'mengawetkan memori' dengan kedap udara yang sempurna.
Kau tahu apa kedap udara yang sempurna itu?
Yaitu hati yang berjiwa besar, tegar, dan pantang menyerah dalam tiap cobaan.
Aku yakin itu semua lama-lama akan mengobati lukaku yang lama,
kerinduanku yang telah menjadi dahaga paling besar untuk bertemu sesuatu yang bernama 'kebebasan'.
Aku akan bahagia dengan itu.
Aku hanya mempercayai hal itu.


0 komentar:
Posting Komentar