Kamis, 05 November 2009

Formula

Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.
Hei, my lovely blog (cuih!)~~ XD
Nih, gue sempet-sempetin nulis di blog meskipun gue sibuk.
Yah, karya tulis, ulangan, remedial, dan lain-lain. Secara gue udah kelas tiga SMA, maka kesibukan pun ga bakal menjauh pergi begitu aja. Kecuali kalau pengumuman kelulusan, diterima di universitas idaman, dan segala tetek bengeknya itu terkabul (AMIN!!!!), maka liburan panjang dan waktu luang yang melegakan pernafasan banget bakalan terjadi dengan "oh-so-nice!". Yeah! Mari kita berjuang akan hal itu semua, wahai kawanku yang saya cintai dan banggakan :D

Oke, barusan gue membuka suatu situs tentang etika nge-blog. Gue sih ga bermaksud mengkritik, memaparkan, dan menjelaskan detailnya di sini karena itu bakalan bikin mood gue turun dan jeblok hingga ke titik leleh yang paling rendah. Woops. Bukannya gue ga tertarik dan ga mau membagikan ilmu yang bermanfaat bagi kita semua, tapi jujur aja nih, gue paling ga demen membagikan apapun kalo itu emang ga bermanfaat bagi gue dan yang lain.

Isi artikelnya sih bagus, tapi gue rasa..hmm...kayak gimana gitu. Mungkin cara orang tersebut memaparkan maksud baiknya. Namun, yang gue dapat justru ion negatif yang bikin gue merasa,"Ini tuh ga nge-klik dengan kondisi orang-orang di sekitar gue, dan kalopun dipaparkan semua orang tau etika itu dan udah ngerti maksudnya."

Gue ga bermaksud untuk bilang,"Gue ga perlu tau karena gue udah tau dan bahkan lebih tau dari lu." Hey, gue ga gitu kok orangnya, songong abis gue kalo gitu, ya ga?!

Oke, sekali lagi gue katakan: Isi artikelnya baik dan bagus. Cuma dia salah masang rumus untuk mencerahkan para pembaca yang tipenya kayak gue. Mungkin dia lupa gimana caranya untuk mencerahkan pikiran pembaca dengan rumus yang dapat dimengerti semua orang. Got it?

Yah, gue rasa gue emang egois dan berpikir sesuai dengan apa yang gue rasa, bukan yang orang lain suka. Wajar aja kalo tulisan gue ini ga mencerahkan, nyahahah! Di sini gue cuma menumpahkan ide ini untuk dijadiin bahan pertimbangan bagi gue sendiri yang sebetulnya belum jago nulis.

Tulisan yang bermanfaat bukan ada di blog gue, kecuali kalo lu bisa menerapkan rumus di dalam otak lu agar bisa membaca aliran nada tulisan gue (hoh, bahasanya..).

Yap, psikologi dan filosofi orang beda-beda. Dan tentunya lu harus berpikir rumus apa yang paling cocok buat mencerahkan diri lu sendiri lewat informasi yang lu serap.

Siip deh. Segitu aja tulisan abal gue ini. Mungkin postingan gue kali ini berbeda dari postingan yang lama. (Yang lama: Sopan, penuh dengan bahasa yang baku.
Yang kini: Nyeleneh asal jadi.)

Wassalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh.

(by the way, lagu "Bend and Break"-nya Keane enak ya. thx, Jessy :D)

0 komentar: