Minggu, 13 September 2009

Salut Buat Harun Yahya!

Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh!

Hoyee, my lovely sweety bunny^^, aku datang membawa kabar segar dan mencerahkan pikiran~

Barusan aku selesai menonton film tentang "Mu'jizat Al Qur'an". Hmm.. Sebenarnya lebih ke arah Al Qur'an membuka gerbang bagi ilmu pengetahuan.

Oh iya, film itu aku download di: http://tr1.harunyahya.com/Detail/T/EDCRFV/productId/3175/AL_QUR’AN_MEMBUKA_JALAN_BAGI_ILMU_PENGETAHUAN. Keren deh! Aku udah nge-download lima film. Kebetulan film yang baru aku tonton ini berbahasa Indonesia, sisanya berbahasa Inggris. Dan aku baru menonton dua film, satunya lagi judulnya "MIRACLE IN THE EYE".



Oke, sekarang aku mau membahas sedikit tentang isi film yang baru kutonton ini :)



Al Qur'an diturunkan oleh Allah 14 abad silam (oke, tuh kalimat sebenarnya baris pertama dari film ini, heheh :p). Al Qur'an memberikan panyak pencerahan pada umat manusia. Di antaranya pola pikir manusia dan ilmu pengetahuan. Dan di dalamnya Allah berfirman banyak mengenai penciptaan langit dan bumi, serta makhluk hidup.



Allah menyerukan kepada kita di dalam banyak ayat Al Qur'an untuk mengkaji alam dan ilmu pengetahuan untuk mengenal Allah lebih dalam. Dalam kata lain, lewat ciptaan-Nya kita dapat mengenal Allah alias ma'rifatullah. Disebut juga dalam salah satu ayat di Al Qur'an kaum Muslimin adalah orang yang memikirkan penciptaan langit dan bumi.



..(yaitu)..orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS. Ali Imran , 3:191)



Bila dilihat secara garis besar, Al Qur'an memberikan kabar kebenaran tentang segala penciptaan Allah swt, dan manusialah yang menguatkan berita kebenaran itu dengan bukti yang kuat melalui berbagai macam penelitian yang menghasilkan banyak teori dan penemuan yang menakjubkan. Sekaligus memberitahu kita bahwa semua yang ada di langit dan di bumi maupun seisinya ada yang mengatur itu semua, yakni Allah swt.



Dengan adanya penemuan-penemuan seperti fosil, maka teori Darwin pun terpatahkan (http://tr1.harunyahya.com/Detail/T/EDCRFV/productId/17460/). Paham materialisme yang muncul pada abad ke-19 ini bertolak belakang dengan prinsip hubungan antara ilmu pengetahuan dan agama. Paham materialisme memutuskan hubungan antara agama dan ilmu pengetahuan, sehingga memunculkan suatu pemikiran (ehem, khayalan) bahwa makhluk hidup yang baru terbentuk secara TIDAK SENGAJA. Tentunya, dari dua kata terakhir itu dapat menyimpulkan inti dari paham tersebut, yakni meniadakan Tuhan sebagai pengatur semesta alam.

Adakah bukti bahwa teori Darwin itu benar?



NIHIL.
Banyak ilmuwan yang menganut paham ini bereksperimen untuk membuktikan teori tersebut. Namun, hasilnya sama sekali tidak seperti apa yang mereka harapkan.




Subhanallah banget ya, ternyata ada gunanya juga belajar di sekolah (digeplak guru). Yaah, anggap aja sekolah itu batu loncatan kita untuk mengetahui cabang ilmu pengetahuan mana yang menarik di mata kita masing-masing untuk selanjutnya kita gali dan kita singkap selebar mungkin hingga kita menemukan betapa Mahakuasa Tuhan kita, Allah swt dalam menciptakan segala sesuatu dengan struktur kompleks dan jenius.
Allaahu akbar!


Wassalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh!

0 komentar: